PETANI MUDA UNTUK INDONESIA

GAYA HIDUP SEHAT ALA VEGETARIAN

VEGETARIAN adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan unggas, namun masih mungkin mengonsumsi produk olahan hewan seperti telur, keju, dan susu.

Gaya hidup sehat ini mulai diminati seiring meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan. Meski sejatinya, bangsa Indonesia sejak dulu telah biasa mengkonsumsi buah dan sayuran. Academy of Nutrion and Dietetics pada 2009 mengeluarkan hasil risetnya bahawa pola makan nabati berhubungan dengan rendahnya tekanan darah dan kolesterol. Pola makan ini juga mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Secara keseluruhan, pola makan ini mengurangi risiko kanker dan penyakit kronis lainnya. Hanya saja seseorang mesti memiliki perencanaan yang matang saat ingin menjadi vegetarian. Pola makan yang tidak terencana menyebabkan pelakunya berisiko kekurangan nutrisi. Agar seimbang dan sehat, pola makan vegetarian pada dasarnya harus terdiri atas sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian, dan padi-padian utuh.

Berikut ini merupakan beberapa jenis makanan yang penting untuk memastikan kebutuhan nutrisi :

1. Daun hijau gelap
Sayuran seperti kangkung, bayam, dan caisin, yang mengandung banyak nutrisi untuk tulang yaitu kalsium, magnesium, potassium, dan vitamin K. Daun yang berwarna gelap ini, dengan jumlah yang cukup sudah mencukupi kebutuhan protein dan lemak omega 3 dalam jumlah tidak banyak namun cukup penting untuk tubuh kita. Sayuran dengan daun berwarna gelap ini juga mengandung serat dan antioksidan

2. Kacang-kacangan
Kacang kaya protein, serat dan antioksidan. Inilah sumber protein terbaik dari kerajaan tanaman. Seiring berkembangnya jaman, jenis penyakit semakin beragam. Konon, penyebabnya adalah gaya hidup dan pola makan. Beragam cara untuk sehat pun dilakukan. Mulai dengan rutin berolahraga, cukup tidur, hingga mengkonsumsi makanan ala vegetarian.

3. Berry
Buah ini memiliki kandungan serat paling banyak, ditambah antioksidan yang mampu menigkatkan sistem kekebalan tubuh

4. Biji-bijian
Biji-bijian merupakan sumber penting untuk lemak sehat dan antioksidan seperti vitamin E. makanan ini juga mengandung protein dan karbohidrat.

5. Paprika, wortel, dan tomat

Makanan kaya warna menandakan jumlah nutrisi berlimpah di dalamnya. Rutin mengkonsumsi sayur dan buah aneka warna, meyakinkan kecukupan nutrisi untuk tubuh 
Share:

PEMUPUKAN SISTEM KOCOR YANG HEMAT BIAYA DAN TENAGA

APLIKASI PEMUPUKAN SISTEM KOCOR
Budidaya cabai salah satu kegiatan bercocok tanam yang memerlukan perhatian khusus dan membutuhkan keahlian dan ketekunan kita serta ilmu dan wawasan tentang cara budidaya cabai yang baik. Oleh karena itu dalam budidaya cabai harus menerapkan teknik yang sesuai dan benar, meliputi cara pengolahan lahan, pemberian pupuk dasar, pemberian pupuk susulan yang tepat, dan penanganan hama serta penyakit yang selalu menjadi momok menakutkan bagi petani cabai. Dengan kita mempelajari dan selalu berinovasi dalam menerapkan teknik dalam budidaya cabai.

Tanaman cabai membutuhkan asupan nutrisi yang cukup dan tepat agar tumbuh dan tumbuh secara maksimal. Selain pupuk dasar, tanaman cabai juga membutuhkan pemupukan susulan yaitu pemberian pupuk setelah tanam sampai masa panen. Pemupukan susulan dimaksudkan agar tanaman tidak kekurangan nutrisi pada saat pertumbuhan vegetatif, generative, sampai masa panen tiba.

Dalam pemberian pupuk susulan bisa di lakukan dengan 2 cara, yaitu dengan cara tabur dan cara kocor. Kedua aplikasi tersebut sesuai dengan kondisi musim, apabila musim kemarau pemupukan susulan lebih efektif dengan kocor, dan jika musim penghujan pemupukan susulan dilakukan dengan cara ditabur. Pemupukan susulan dengan cara di kocor atau pengocoran, lebih menguntungkan dari hemat waktu, tenaga karena sekaligus menyiram tanaman serta lebih hemat dalam penggunaan pupuk. Yang lebih utama dalam pemupukan susulan dengan teknik kocor ini yaitu nutrisi pupuk yang diperlukan oleh tanaman cepat diserap oleh tanaman.

Pemupukan susulan dengan cara kocor harus menggunakan dosis yang tepat. Maka dari itu kita harus membuat aplikasi yang sesuai dan mengandung unsur hara baik makro maupun mikro yang sangat.

Berikut ini dosis dan cara pemupukan susulan tanaman cabai untuk 700-1000 meter persegi atau 1000 tanaman :

1. Pemupukan susulan pertama pada fase vegetatif.
            Usia 1 – 4 minggu setelah tanam .
Urea
ZA
KCL
NPK
Pupuk Organik Cair
Interval

± 10 sdm

± 10 sdm

± 10 sdm

± 10 sdm

± 5-10 sdm

1 minggu

Aplikasi tersebut dicampur dengan ± 50 liter air, siramkan ±1 gelas setiap lubang tanam ( ± 200 cc ).
Pemupukan kocor

Pada usia 25 hst kita juga mengaplikasikan pemupukan daun dengan sistem semprot. Pupuk daun MKP dosis 3 – 6 sdm per tangki. Penambahan pupuk makro 250 gram per 200 liter air dan kalsium (Ca), interval penyemprotan 7 hari sekali sampai usia tanaman 70 – 75 hst. (Pupuk makro : Vita, Santa mikto, growmore).
Penyemprotan pupuk daun

2. Pemupukan susulan kedua pada fase generative.
            Usia > 30 hst dan seterusnya.
Urea
ZA
KCL
NPK
Pupuk Organik Cair
Interval

± 10 sdm

± 20 sdm

± 20 sdm

± 20 sdm

± 10-20 sdm

1 minggu


Aplikasi tersebut dicampur dengan ± 50 liter air, siramkan ± 2 - 3 gelas setiap lubang tanam ( ± 400 - 600 cc ).


Pada usia 25 hst kita juga mengaplikasikan pemupukan daun dengan sistem semprot. Pupuk daun MKP dosis 3 – 6 sdm per tangki. Pemberian pupuk sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Dalam membuat aplikasi pemupukan dengan menggunakan pupuk makro atau pupuk kimia harus tepat jangan berlebihan, agar tanah pertanian kita tetap terjaga kwalitasnya.

Mari jadilah petani Indonesia yang bijak dalam menggunakan pupuk ataupun obat-obatan kimia.
Share:

JENIS-JENIS PUPUK ORGANIK HASIL PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

Pupuk organic adalah pupuk yang sebagian atau selurnya berasal dari tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa. Pupuk organic mempunyai beragam jenis dan varian. Jenis-jenis pupuk organic dibedakan dari bahan baku, metode pembuatan, dan wujudnya.

Dewasa ini, teknologi pupuk organik berkembang pesat. Perkembangan ini tak lepas dari dampak pemakaian pupuk kimia yang menimbulkan berbagai masalah, mulai dari rusaknya ekosistem, hilangnya kesuburan tanah, masalah kesehatan, hingga masalah ketergantungan petani terhadap pupuk.

Secara umum, pupuk organik dibedakan berdasarkan bentuk dan bahan penyusunnya. Dilihat dari segi bentuk, terdapat pupuk organik cair dan padat. Sementara, dari bahan penyusunnya, ada pupuk hijau, pupuk kandang, dan pupuk kompos. Berikut ini informasi selengkapnya mengenai jenis-jenis pupuk organik yang perlu anda ketahui.

1. Pupuk hijau
Pupuk hijau berasal dari pelapukan tanaman, baik tanaman sisa panen maupun tanaman yang sengaja ditanam untuk diambil hijaunya. Tanaman yang biasa digunakan untuk pupuk hijau diantaranya dari jenis leguminosa (kacang-kacangan) dan tanaman air (azola). Jenis tanaman ini dipilih karena memiliki kandungan hara, khususnya nitrogen yang tinggi serta cepat terurai dalam tanah.

Di saat-saat tertentu, tanaman pagar dipangkas untuk diambil hijauannya. Hijauan dari tanaman leguminosa bisa langsung diaplikasikan pada tanah sebagai pupuk. Sementara itu, di lahan sawah para petani biasa menggunakan azola sebagai pupuk hijau

Azola merupakan tanaman pakis air yang banyak tumbuh secara liar di sawah. Tanaman ini hidup dilahan yang banyak mengandung air. Azola bisa langsung digunakan sebagai pupuk dengan cara dibenamkan kedalam tanah pada saat pengolahan lahan.

2. Pupuk Kandang.
Pupuk kandang berasal dari kotoran hewan seperti ungags, sapi, kerbau, dan kambing. Pupuk kandang banyak dipakai sebagai pupuk dasar tanaman karena ketersediaannya yang melimpah dan proses pembuatannya gampang.

Pupuk kandang tidak memerlukan proses pembuatan yang panjang seperti kompos. Kotoran hewan cukup didiamkan sampai keadaannya kering dan matan sebelum diaplikasikan ke lahan.

3. Pupuk kompos
Pupuk kompos dihasilkan dari pelapukan bahan organik melalui proses biologis dengan bantuan organisme pengurai. Organisme pengurai atau decomposer bisa beruapa mikroorganisme ataupun makroorganisme. Mikroorganisme decomposer bisa beruapa bakteri, jamur, atau kapang. Sementara, makroorganisme decomposer yang paling popular adalah cacing tanah.

Dewasa ini teknologi pengomposan sudah berkembang pesat. Berbagai varian decomposer beserta metode pembuatannya banyak ditemukan. Dengan begitu, pupuk kompos yang dihasilkan banyak ragamnnya, misalnya pupuk bakashi, vermikompos pupuk, pupuk organik cair, dan pupuk organik tablet.

4. Pupuk hayati organik
Pupuk hayati terdiri atas organisme hidup yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan menghasilkan nutrisi penting bagi tanaman. Dalam peraturan Menteri Pertanian, pupuk hayati tidak digolongkan sebagai pupuk organic, tetapi sebagai pembenah tanah. Namun, dalam penerapannya di lapangan, seringkali dianggap sebagai pupuk organik.

Pupuk hayati secara alami menyediakan nutrisi melalui proses gradual dengan cara memfikasi unsur N dari atmosfer, melarutkan forfor, dan mensintesis zat-zat lain yang dibutuhkan tanaman. Jadi, dengan pupuk hayati siklus penyuburan tanah akan berlangsung terus-menerus dan berkelanjutan.


Share:

5 MANFAAT DAHSYAT PUPUK ORGANIK

Pupuk organic berperan untuk menyediakan nutrisi bagi tanaman. Setidaknya ada 5 manfaat dahsyat pupuk organic yang harus anda ketahui.

Lantas, apa sajakan kelima manfaat itu? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

1. Memperbaiki struktur tanah
Pupuk organic merupakan material yang mempunyai sifat unik. Bisa menggemburkan tanah lempung yang solid, namun disisi lain juga bisa merekatkan tanah berpasir yang gembur. Karena sifatnya ini, pupuk organik bisa memperbaiki tanah pasir ataupun lempung.

Pupuk organik dapat merekatkan butiran-butiran halus pasir sehingga tanah menjadi lebih solid dan tanah berpasir pun bisa menyimpan air. Sementara, pada tanah liat yang didominasi oleh lempung, pupuk organik bisa memberikan pori-pori sehingga tanah tersebut menjadi gembur.

2. Sumber nutrisi tanaman lengkap
Pupuk organik mengandung berbagai nutrisi pentingyang dibutuhkan tanaman, baik yang sifatnya makro maupun mikro. Unsur makro yang dibutuhkan tanaman antara lain nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), sulfur (S), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg).

Sementara unsur mikro adalah besi (Fe), tembaga (Cu), seng (Zn), klor (Cl), boron (B), molybdenum (Mo), dan aluminium (Al). pupuk organic yang dibuat dengan bahan baku yang lengkap bisa mengandung semua kebutuhan unsur hara tersebut.

3. Meningkatkan daya simpan air
Struktur kompos sangat menyerap air (higroskopis). Air yang dating disimpan dalam pori-pori dan dikeluarkan saat tanaman membutuhkannya melalui akar. Keberadaan air ini mempertahankan kelembapan tanah sehingga tanaman dapat terhindar dari kekeringan.

4. Meningkatkan kapasitas tukar kation
Dilihat dari sifat kimiawi, pupuk organic mempunyai kemampuan meningkatkan kapasitas tukar kation adalah kemampuan tanah untuk meningkatkan interaksi antar ion-ion yang ada dalam tanah

Yang memiliki kapasitas kation tinggi lebih mampu menyediakan unsur hara bagi tanaman disbanding tanah yang kapasitas ion rendah. Kandungan material organic yang tinggi akan meningkatkan kapasitas tukar kation tanah.

5. Meningkatkan aktivitas biologi tanah
Pupuk kompos mengandung mikroorganisme dekompomoser di dalamnya. Mikroorganisme ini akan menambah yang terdapat dalam tanah. Karena sifatnya yang melembabkan, suhu tanah menjadi ideal bagi tumbuh dan berkembang biota tanah. Aktivitas biota tanah ini yang mengasilkan sejumlah nutrisi penting agar bisa diserap tanaman secara efektif.


Share:

PISANG, BUAH BERNUTRISI UNTUK IBU HAMIL

Pisang, buah bernutrisi untuk ibu hamil ini sangat baik untuk dijadikan cemilan. Nutrisi yang terkandung dalam buah pisang sangat dibutuhkan oleh ibu dan janin. National Institutes of Healthnmerekomendasikan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi 3 – 4 porsi buah pisang setiap hari.

Pada pisang berukuran sedang mengandung 105 kalori, dimana jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan ibu hamil. Berikut ini manfaat baik buah pisang untuk ibu hamil.

1. Kaya akan asam folat
Asam folat berperan penting dalam perkembangan saraf dan otak, serta sumsum tulang elakang janin. Manfaat pisang lainnya yaitu untuk mencegah defisiensi asam folat yang menyebabkan bayi terlahir secara premature. Selain itu juga menghindari risiko bayi lahir cacat.

2. Mengandung vitamin B6
Dalam pisang terkandung itamin B6 yang dapat embantu meningkatkan pengembangan sel sistem syaraf pusat pada janin. Dengan jumlah yang tepat, vitamin B6 ini akan mengurangi morning sickness. Jumlah harian yang diperlukan ibu hamil untuk memenuhi vitamin B6 adalah 1,9 miligram. Satu pisang ukuran sedang dapat mengandung 4 miligram.

3. Sebagai sumber kalsium
Pada setiap 200 gram pisang mengandung 10 mg kalsium alami. Kalsium umumnya dikenal berguna untuk perkembangan tulang dan sistem rangka pada segala usia. Untuk syaraf, kalsium bermanfaat dalam memperlancar neurotransmitter dalam proses kontraksiotot pada perkembangan janin dalam kandungan.

4. Kaya protein
Pisang merupakan buah yang kaya protein yang berperan sebagai sumber kalori dan untuk pembentukan anti bodi bagi janin juga si ibu. Kekurangan protein dapat menyebabkan risiko bayi lahir dengan bibir sumbing. Protein alami dalam buah pisang adalah 2,5 gram setiap 225 gram pisang.

5. Mengurangi mual dan muntah
Pada pagi hari, ibu hamil seringkali merasa mual dan muntah. Hal ini terlihat selam trimester pertama kehamilan. Pisang dapat membantu dan mengurangi morning sickness jika dikonsumsi pada tahap awal kehamilan.

6. Berpengaruh baik untuk menyusui
Pisang akan membantu mengembalikan setiap mineral yang hilang bagi ibu menyusui. Mineral yang terkandung dalam pisang sangat diperlukan sebagai zat pembentuk ASI, terutama manfaat kalsiumnya.

Sumber : https://www.pertanianku.com

Share:

MULAI PABRIK TUA HINGGA ATAP STADION

Kini betanam di halaman, atap rumah, balkon apartemen dan lain sebagainya kembali marak di Ibukota Jerman, Berlin.

Bertanam sayuran di pekarangan pernah popular di era 1940-1950an di Jerman. Kebun rumah menjadi satu-satunya cara keluar dari krisis pangan pada masa perang dunia saat itu.

Kini, bertanam di halaman, atap rumah, balkon apartemen dan lain sebagainya kembali marak di Ibukota Jerman, Berlin. Kesadaran warga untuk bisa mendapatkan bahan pangan secara mudah dan murah menjadi penyebabnya.

Prinzeninnengarten di Kreuzberg adalah contohnya. Bekas lokasi industry tersebut, saat ini menjadi “surge hijau” bagi warga sekitar. Lokasi ini sekaligus menjadi tempat warga berkumpul, dan wadah kampanye pemkot tentang manfaat ruang hijau.

Bekas pabrik Malt tua di Berlin juga disulap menjadi lahan pertanian. Selada, paprika, tomat dan sayuran lain ditanam di atap dan bekas lahan parker. Pertanian yang dikelola oleh warga ini mampu menghasilakn25-30 ton sayuran setiap tahun dengan sistem Aquaponik.

Sementara di distrik Kreuzberg, terdapat perusahaan yang menggunakan sebagian lahan kosongnya untuk ditanami sayuran, yang bisa dipetik para pekerja saat panen.

Begitupun stadion sepakbola milik SC Freiburg. Terdapat gagasan untuk pengembangan stadion tersebut yang akan ditanami tomat, selada, rempah pada bagian atap stadion. Sedangkan untuk budidaya ikan dilakukan di lantai dasar stadion.

Sedangkan perusahaan telekomunikasi Nokia di Berlin, mengubah ruangan-ruangan kosong menjadi “lebih hijau”. Di atap gedungnya dipenuhi sayuran dan buah organic, seperti brokoli, kembang kol, cabai dan tomat.

Pendekatan pertanian perkotaan di Berlin telah mampu memberi pandangan baru warga tentang pangan hasil tanaman sendiri. Wargapun sangat antusias untuk melakukannya di halam rumahnya.


Sumber : Majalah IHorti
Share:

WARGA JEPANG "MENGGILAI" URBAN FARMING

Bagi Jepang konsep urban farming bukanlah hal baru. Sebab negeri matahari terbit ini, merupakan salah satu pelopor konsep bertani di perkotaan.

Di Jepang, hampir sepertiga pasokan produk pertanian di kota-kota besar berasal dari urban farming. Bahkan jumlah petani perkotaan ini mencapai seperempat dari jumlah petani yang ada di Jepang.
Rata-rata produktifitas hasil dari urban farming juga 3% lebuh tinggi dibandingkan lahan pertanian nasional. Begitupun dari segi pendapatan, petani urban farming penghasilannya lebih tinggi 10% dibandingkan petani pedesaan.

Tokyo menjadi kota dengan urban farming paling maju. Sebagai kota besar Tokyo yang dipenuhi gedung pencakar langit, apartemen dan hunian bertingkat lainnya. Ruang hijau dan kebun bagi warga kota pun berpindah tempat ke atap-atap gedung pencakar langit. Beberapa pakar pertanian yang bekerjasama dengan arsitek mengkreasikan lahan beton menjadi taman atau lahan bertani.

Seperti di pusat perbelanjaan Ginza, di sekeliling Matsuya Departement Store, dan kawasan perbelanjaan dan hiburan paling ramai DiverCity Tokyo Plaza, disulap sebagai lahan pertanian. Pengelola Driver City Tokyo Plaza juga menyewakan petak-petak lahan untuk berkebun di gedung tersebut.

Bagi yang belum bisa menumbuhkan tanaman, pemilik gedung akan membantu agar bisa menumbuhkan tanaman yang diinginkan. Berbagai teknologi pertanian perkotaan yang dikembangkan terus juga di ajarkan pada petani kota tersebut.

Menurut data The Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries (MAFF) lebih dari 85% penduduk Tokyo ingin memiliki lahan pertanian untuk menjamin pasokan makanan segar sekaligus ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

MAFF bekerjasama dengan kementrian lain juga telah membuat desain lingkungan kota agar bisa mendukung sistem pertanian di perkotaan. Konsep ini pun ditularkan ke kota-kota besar lain di Jepang agar tidak tergantung pasokan hasil pertanian dari desa. (ih/tmr-berbagaisumber)


Sumber : Majalah IHorti
Share:

Popular Posts

Powered by Blogger.

GAYA HIDUP SEHAT ALA VEGETARIAN

VEGETARIAN adalah sebutan bagi orang yang hanya makan tumbuh-tumbuhan dan tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup sep...

Search This Blog

Blog Archive

More Post

Some More Post

Recent Comments

Social Share

Random Post

Popular Posts

Most Popular